Buda Umanis Uku Kulantir Tilem Kalima Piodalan ring Pura Panti Penataran Agung

Abiansemal,Aseman 7/11/2018 Buda Umanis Kulantir Tilem sasih kalima digelar pujawali piodalan di Pura Panti Penataran Agung di Br.Aseman,Abiansemal Badung, upacara berlangsung lancar dipuput oleh jero mangku dan dibantu krama pengempon pura Panti Penataran Agung. Selain pengempon dari Br.Aseman, beberapa warga dari luar wilayah turut tangkil seperti dari kediri tabanan, mendoyo negara dll.

@doc.asemanabs2018

Iklan

Tutug Solas rahina ” Nyineb”

Sukra,Wage,Wariga
( 6 Jan. 2012 )
Pk.16.00 ngantos puput

Pada hari tersebut diatas, telah dilangsungkan Upakara Tutug Solas Rahina Piodalan Ida Betara ring Pura Panti Penataran Agung, acara semestinya sudah dimulai pukul 13.00 sore karena ada sesuatu dan lain hal maka upacara diundur, dan baru dimulai pukul 16.00 sore.

Cuaca awal memang agak mendung, tapi syukur upacara yang di puput oleh Ida Pedanda Istri Gria Agung beserta Ida Pedanda Istri Gria Kajeng dan dibantu para oleh pemangku, berlangsung lancar.

Upacara diawali dengan “melis” untuk menyucikan semua sarana upacara beserta pelinggih-pelinggih yang ada, dan dipersembah kan wali tarian rejang dewa oleh anak-anak br.aseman, serta tarian sutri dari Ibu PKK dan juga Tari Topeng Pajegan beserta Wayang lemah.

Usai upacara “melis” dan ditutup  dengan tari topeng sidakarya, acara dilanjutkan dengan sembahyang bersama yang dipimpin oleh Ida Ratu Peranda.

Rangkaian Upacara tutug solas rahina lan Nyineb  Ida Betara di Pura Panti Penataran Agung, dilanjutkan dengan acara ngaturang “pependetan” , yang dipimpin oleh Jero Mangku. hinggga usai acara mendet dilanjutkan dengan Upakara Ngaed.

Hujan yang mengguyur semenjak upacara ngaed dilaksanakan tidak menyurutkan semangat  para pengayah, hingga waktu menunjukan pukul 20.30 upacara ngaed usai, dan lanjutkan dengan mendem “panyegjeg bagia pula kerthi”

Dan berakhirlah rangkaian Upacara Tutug Solas Rahina Piodalan dan Ida Betara Nyineb, hingga acara besok Ida Betara yang berstana di Pura Panti Sedang akan kembali ke payogan Beliau dan Ida Betara Ratu Mas Alit kembali juga ke payogan Beliau ke Pura Taman Mesir.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga ada manfaatnya, jikalau ada yang salah mohon maaf dan mohon dikoreksi, dan mari kita simak info dalam gambar berikut ini :

niki video nya ”

Nyegara Gunung ke Segara Peti Tenget

Radite,Paing,Wariga
( 1 Jan. 2012)
Pk.08.00

Menginjak hari ke 7 Piodalan Ida Betara ring Pura Panti Penataran Agung, Br.Aseman Abiansemal, dilaksanakan Upacara Nyegara Gunung. Upacara di puput oleh Ida Pedanda Istri Gria Agung, serta dibantu oleh pemangku dan warga pemaksan.

Upacara ini bertujuan untuk mensucikan kembali Pretima Ida Betara ke Segara atau Laut karena, Segara merupakan sumber 7 mata air suci yang mewakili dari 7 sungai suci di India( Gangga, Sindhu, Saraswati, Yamuna, Godawari, Narmada, Sarayu) mengalir dan bermuara ke laut, dan laut di dunia menyatu, maka bagi kita laut telah disucikan oleh ke-7 sungai itu.

Berangkat sekitar Jam 8.00 pagi, dengan sarana kendaraan yang telah dipersiapkan sebelumnya, iring-iringan di kawal oleh satuan pengawal dari kepolisian, hingga tidak ada kendala yang dirasa diperjalanan.

Sampai di Segara Peti Tenget, sarana upacara yang sebelumnya sudah dipersiapkan lebih awal oleh seksi upakara, upacra segera dilaksanakan, dengan dipimpin oleh para pemangku.

Diakhiri dengan sembahyang bersama, memohon kepada Ida Hyang Betara yang berstana di Segara, semoga dengan upacara tersebut kita Umat Hindu khususnya yang berada di wilayah Br.Aseman pengempon Pura Panti Penataran Agung, diberikan kerahayuan dan kesejahteran bersama, hidup rukun dan damai dan memohon agar Upacara yang diadakan berjalan lancar, labda karya.

Sehabis upacara yang dipusat kan di pantai, Pretima2 Ida Betara lalu di pundut dan di iring menuju Pura Segara Peti Tenget, yang selanjutnya dilangsungkan kembali upacara yang dipimpin oleh Ida Pedanda Istri Gria Agung.

Sekitar jam 11.00 , segera setelah usai upacara, Pretima2 Ida Betara kembali menuju ke Pura Panti, dengan rute perjalanan kembali seperti semula, keadaan jalan sudah mulai macet berhubung pada saat itu adalah awal perayaan tahun baru 2012.

Untuk info selanjutnya mari kita simak lewat gambar dan video berikut ini,

video nya :

.

.

.

.

.

Upakara ” Nyenuk,Nangun Ayu lan Mekebat Daun”

Wraspati,Umanis,Gumbreg
(29 Des. 2011)
Pk.13.00

Pada hari tersebut diatas telah dilaksanakan upakara Nyenuk Nangun Ayu lan Mekebat daun, Upacara dimulai dengan menghaturkan Upakara Rebongan ke Pura Desa lan Puseh, sebagai ungkapan rasa syukur yang dihaturkan kepada  Ida Bhetara yang berstana di Kahyangan Tiga, bahwa Upacara Puncak telah berlangsung sesuai rencana dan berjalan lancar.

Selesai upacara yang laksanakan di Pura Desa, upakara rebongan kembali lagi ke Pura Panti, yang sebelumnya disambut oleh Topeng Sidakarya hingga dipersilahkan masuk ke Pura.

Dalam rangkaian acara tersebut juga dipersembahkan tarian sutri dan rejang dewa beserta baris gede yang ditarikan oleh ibu-ibu pkk dan anak-anak.

Upacara dipuput oleh Ida Pedanda gria lebah serta dibantu oleh para pemangku.

Singkat informasi mari kita simak saja foto dan video berikut yang sempat diambil pada waktu upacara tersebut.

Tidak lupa kami, dari seksi dokumentasi mohon maaf jika ada informasi yang kurang jelas bahkan salah mohon dikoreksi, suksma.

video nya :

.

.

.

.

“ADHINING YADNYA” Puncak Karya

Soma,Pon,Gumbreg(26  Des, 2011) Merupakan hari yang kita tunggu bersama, yang merupakan Puncak Piodalan Ida Bethara yang melinggih di Pura Panti Penataran Agung, setelah serangkaian upacara yang telah dilakukan diantarannya,

* Melaspas yang yang tujuannya untuk menyucikan segala sesuatu yang digunakan dalam pembangunan Pelinggih-Pelinggih, Perlu diketahui bahwa bangunan pelinggih ini merupakan bangunan yang baru maupun bangunan yang telah ada , dimana perubahan itu terjadi karena perubahan tata letak dan bentuk.

* Mendem Pedagingan,  pedagingan  merupakan   kekuatan  aksara suci yang dapat menggerakkan spiritual umat.

* Tawur Weraspati Kalpa merupakan upacara pecaruan/ mecaru adalah suatu upacara kurban yang bertujuan untuk mengharmoniskan bhuwana agung dan bhuwana alit agar menjadi baik, indah, lestari. Dengan demikian, upacara mecaru adalah aplikasi dari filosofi Trihitakarana, agar terjadi keharmonisan dalam hubungan antara manusia dengan Sanghyang Widhi (Parhyangan), hubungan antara manusia dengan sesama manusia (Pawongan) dan hubungan antara manusia dengan alam (Palemahan).

* Ngenteg Linggih, Upacara Ngenteg linggih, artinya bahwa kata  ngenteg = tetap, sedangkan linggih = duduk, stana hal ini dapat diartikan bahwa kita telah berkeyakian Ida Hyang Widhi Waca telah melindungi umatnya dimanapun berada.

Upacara dipuput oleh : Ida Pedanda Istri Gria Agung, Aseman Abiansemal. Ida Pedanda Gria Jadi Tabanan, Ida Pedanda Gria Jempayah, dan Ida Pedanda gria Kediri Sangeh. serta di bantu oleh para pemangku dan para pemaksan.

Berkaitan dengan hal tersebut diatas, awal pelaksanaan upacara sudah dimulai dari jam 10.00, diawali dengan upakara melis, diiringi tetabuhan gamelan gong gede dari banjar-banjaran serta sekehe gong dari br.juwet abiansemal, dan juga dipersembahkan  tari rejang oleh anak-anak serta tari sutri oleh ibu-ibu PKK.

Berlangsungnya upacara tersebut juga dipersembahkan tari wali topeng pajegan dan wayang lemah, yang selanjutnya ditutup dengan tari topeng sidakarya. Dengan berakhirnya tarian topeng tersebut maka rangkaian awal dari puncak karya sudah selesai hingga dilanjutkan dengan sembahyang bersama yang dipimpin oleh para sulinggih.

Usai persembahyangan, setelah para pemedek nunas wangsuh pada Ida Bethara, dan  para Sulinggih di iring ke Gria masing-masing, acara dilanjutkan dengan upacara ngaed, yang dipimpin oleh para pemangku. Hingga upacara ngaed usai maka berakhirlah “ADHINING YADNYA” Puncak Karya di Pura Panti Penataran Agung.

Namun masih ada lagi rangkaian upakara lainnya yang akan kami informasikan selanjutnya nanti.

Demikian informasi yang dapat disampaikan lewat media ini semoga ada manfaat nya, selanjutnya mari kita simak info dalam video dan gambar berikut :

*

*

*

Mebat Ulam Upakara ” Puncak Karya”

Minggu pagi tepatnya Redite,Paing,Gumbreg(25 Des.2011)Pk.06.00 sampai selesai, dilaksanakan kegiatan mebat membuat sarana upakara yang dipakai buat besok acara Puncak Karya di Pura Panti Penataran Agung.

Kegiatan ini sdh dimulai dari jam 06.00 pagi, dilaksanakan oleh semua warga pengemong pura termasuk dari luar desa ikut ambil bagian dalam kegiatan ini, acara berlangsung lancar tanpa ada kendala yang berarti.

Acara ini selesai sekitar jam 02.00 wita.

Untuk lebih jelas nya mari kita simak saja beberapa gambar dan video di bawah ini :

Video nya nih:

.

Undangan dari Ketua I DPD Golkar

Sehubungan dengan upacara Tawur Wrespati Kalpa yang dilaksanakan kemarin, tamu undangan yang mestinya hadir kemarin yaitu Drs.Kt Sudikerta Ketua I DPD Golkar tidak sempat menghadiri karena beliu ada acara di tempat lain, maka hari ini tgl 19 Des 2011 beliau hadir bersama Bpk Camat Abiansemal dan beberapa jajarannya.

Acara darma tula dimulai dari jam 11.30, yang sebelumnya beliau sempat melihat situasi di dalam Pura Panti Penataran Agung, hingga akhirnya beliau menuju ke wantilan.

Dalam wacana beliau, mengharapkan semua warga khususnya pengempon Pura menjaga kerukunan dan sekaligus menjaga serta merawat sarana prasarana yang telah ada selama ini.

Beliau menyatakan, semoga Upacara berjalan sukses labda karya, hingga beliau mepunia sebesar 15jt yang pada saat tersebut langsung diserahkan kepada pihak panitia karya.

Setelah istirahat dan disuguhkan boga samatra, akhirnya beliu pamitan untuk menuju ke Petang karena ada kunjungan acara lagi.

Demikian informasi yang dapat disampaikan, semoga ada manfaatnya, mari kita simak info dalam gambar berikut ini :

Ditulis : seksi dokumentasi

%d blogger menyukai ini: